Cara-menyikapi-orang-yang-membenci-kita
Tidak ada kebencian diantara kita.
Sekarang tentang cara menyikapi orang yang membenci kita sebagai warga NU, menurut islam. Islam tidak pernah mengajarkan untuk bertindak kekerasan, dan begitu juga dengan NU. Berhubung NU adalah salah satu organisasi besar yang ada di indonesia, dan NU adalah beragama islam, tentu NU tidak akan pernah mengajarkan akan adu domba, menghina, terlebih lagi kekerasan.

Melihat kemajuan media sosial, seperti facebook, twitter, google plus dan lain sebagainya, ternyata mempunyai kemanfaatan besar bagi kita yang memanfaatkannya, dan mempunyai dampak negatif yang sangat besar pula, apabila kita tidak bisa memanfaatkan media sosial tesebut dengan baik.

Sebenarnya sangat banyak sekali akan manfaat, dan dampak negatif yang disebabkan media sosial. Akan tetapi, berhubungan pada judul artikel ini kaitannya dengan tips menyikapi seseorang yang membenci NU, maka pembahasannya tidak lepas dari

Bagaimana kita bisa menyikapi dengan baik, apabila ada orang yang membenci kita, ?

Menurut anda, apabila ada orang yang membenci kita, semisal mencaci maki, menghina, dan lai-lain, apakah kita harus membalas mereka dengan cacian, hinaan, ?.

Jangan. Seandainya ada orang yang membenci kita, tapi dibalas dengan kebencian pula, itu tidak akan memecahkan suatu masalah, tapi bisa memperluas masalah.

Contoh kecilnya, Semisal ada oknum ataupun orang yang mencaci maki ulama NU melalui facebook, youtob, google, dan ditempat anda tidur pulas, pastinya anda sebagai warga NU yang baik, perduli terhadap NU, ada perasaan tidak terima atas perilaku mereka yang menghina NU.

Akan tetapi, kita harus ingat, bahwa NU tidak pernah mengajarkan kebencian, tidak pernah mengenalkan warganya untuk melakukan kekerasan, dll. Dan, apabila kita benar-benar mengakui sebagai warga nu, kita harus mengikuti apa yang telah di ajarkan NU.

Kalau sudah sedemikian, maka, walaupun pada kenyataannya banyak orang yang telah menghina ulama NU, kita sebagai warga NU tidak boleh membalas mereka dengan menghina, memaki, karena pembalasan yang seperti itu justru akan merendahkan nama baik NU.

Kenapa kalau kita membalas hinaan mereka terhadap ulama NU, dengan hinaan juga akan merendahkan nama baik NU, ?. Karena, hinaan kita terhadap mereka yang menghina ulama NU, tentunya, hinaan yang telah kita lakukan tadi akan banyak yang mengetahuinya.

Seseorang yang mengetahui hinaan kita kepada mereka, secara otomatis orang yang melihatnya akan mempunyai pikiran negatif terhadap NU. Kenapa yea, orang yang melihat atau mengetahui cacian atau hinaan kita kepada mereka yang terlebih dahulu menghina NU, kok langsung memandang NU, adalah organisasi yang suka menghina, dll.
Karena, masyarakat umum masih banyak menilai sesuatu yang dilihatnya, tanpa ingin mengetahui apa penyebabnya sesuatu tersebut. Semisal, kalau mereka melihat bapak Sartono ( Sekedar Contoh ), memukul bapak bapak Agus Adawi, mereka masih ada yang mengatakan bahwa yang bersalah adalah bapak Sartono, walupun pada kenyataannya bapak Sartono hanya membalas pukulan bapak Agus Adawi.
Itu hanya sekedar contoh. Lagi pula, tindakan bapak Sartono kepada bapak Agus Adawi tidak diperbolehkan oleh islam, dan hukum. Karena, walaupun bapak Agus Adawi yang bersalah, bapak Sartono tidak diperbolehkan main hukum sendiri.

Kesimpulan. Kita tidak boleh membalas kebencian, dengan kebencian, tidak boleh membalas hinaan, dengan hinaan, dan tidak boleh membalas mereka yang mengfitnah, dengan fitnahan. Karena, perilaku semacam itu tidak bisa menyelesaikan masalah.

Lalu, bagaimana solusinya kita menghadapi atau melawan permasalahan ini, ?.

Cara-menyikapi-orang-yang-membenci-kita-menurut-islam
Jangan menggunakan kekerasan, kebencian, dan dendam.
Untuk solusinya, sebenarnya bisa diambil dari pembahasan di atas, namun, saya akan sedikit menuliskan solusinya. Setiap permasalahan yang sedang dihadapi, tentunya tidak lepas dari yang namanya Solusi.

Masalah apapun, meskipun masalah tersebut anda anggap sangat besar, insya allah, pasti ada solusinya. Begitu juga dengan permasalahan tentang banyaknya orang yang menghina, memaki, dan membenci kita.

Dari saya, solusinya adalah menyikapi mereka dengan baik, dengan rasa perduli, dan rasa sayang. Karena dengan cara inilah, bisa disebut dengan solusi yang efektif. Kalau kita sabar, sekeras apapun hati mereka yang suka menghina, memaki, dll, lama kelamaan insya allah mereka akan sadar bahwa tindakannya tidak patut.

Kemudian, bagaimana caranya kita bisa menghadapi permasalahan ini dengan baik, ?. Caranya adalah dengan memberikan mereka nasehat. Dengan nasehat, tidak menutup kemungkinan akan terbukanya hati mereka, dan insya allah mereka akan sadar bahwa perilakunya selama ini tidak layak pakai.

Kita tidak boleh dendam, tidak boleh menghina, tidak boleh merasa paling benar, dan yang perlu kita perhatikan pada era sekarang adalah

Berhati-hatilah dengan fitnah, berita hoax yang sudah beterbangan di media sosial, seperti facebook, twitter, youtob, dll.

Sadar atau tidak sadar, sebenarnya sudah banyak berita yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Untuk contohnya, mohon maaf tidak disebutkan pada pembahasan ini, karena, insya Allah akan dituliskan pada artikel berikutnya.

Untuk sekarang, cukup tentang tips menyikapi orang yang membenci kita, dan mohon maaf atas semua bacaan yang tidak enak dibaca, sulit dipahami, dll. Salam dari Caradailku, blog yang membahas seputar tips internet, blogger, media sosial, dan tips islami.

Kalau anda menginginkan tonton video tentang cara menyikapi orang yang membenci kita, silahkan ditonton, dan jangan lupa share di media sosial anda yeah, ?. Hehehe.
Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
0 Komentar untuk "Bacalah ! Cara Menyikapi Orang yang Membenci Kita ( NU )"

Terimakasih sudah berkunjung, dan kiranya kurang keren jika anda tidak berkomentar untuk memberikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Tapi jangan masukkan link aktif, karena sudah banyak komentar yang saya hapus sebab menggunakan link aktif.