strategi-marketing-yang-baik-dan-cara-pemasaran-yang-baik
Buku sumber.
Lima Unsur Dasar strategi atau cara marketing yang baik, dan pemasaran yang baik. Update. Apabila anda belum mengetahui atau sempat lupa dari pengertian marketing, maka silahkan dibaca bacaan sederhana ini yang berjudul " pengertian internet marketing ", dan tetap semangat.
Dalam mempelajari marketing, setidaknya kita harus tahu lima unsur dasar strategi marketing, dan kelima unsur tersebut, adalah.

1. Penentuan Pasar.

Dalam ilmu marketing, seorang penjual harus bisa menentukan segmentasi pasar dari barang yang dijualnya. Penjual harus bisa membuat pengelompokan pasar, apakah pengguna dari barang-barang tersebut, adalah anak-anak, remaja, atau dewasa.

Penentuan segmentasi pasar memang penting karena merupakan dasar dari marketing. Perlu diketahui, bahwa dalam pemasaran mengandung dua unsur, yaitu unsur STP (Segmentation, Targeting, Positioning ).

Unsur-unsur tersebut saling berkait, dan tidak dipisahkan satu sama lainnya. Jadi, jika kita melakukan kesalahan dalam melakukan segmentasi, maka bisa dimungkinkan strategi, perencanaan, dan program pemasaran selanjutnya juga akan salah.

STP sendiri merupakan salah satu metode pemasaran modern yang digunakan oleh banyak perusahaan. Meskipun demikian, ada juga beberapa seller atau penjual yang memasarkan barangnya dengan menggunakan tiga tahapan pemasaran seperti berikut :
  1. Mass Marketing. Dalam tahap ini, para penjual melakukan produksi bersama-sama dalam jumlah yang banyak, dan melakukan distribusi dalam jumlah yang banyak pula.
  2. Product Variety Marketing. Dalam hal ini biasanya para penjual menghasilkan beberapa produk dengan fitur, gaya, kualitas, dan ukuran yang berbeda-beda.
  3. Target Marketing. Dalam hal ini, penjual mengelompokkan konsumen atau membedakan segmen-segmen pasar besar atau utama.
Itulah sekelumit tentang penentuan pasar. Langkah selanjutnya agar kita bisa melakukan tips bisnis yang baik, adalah

2. Perencanaan Produk

Selain penentuan pasar, perencanaan produk pun perlu diperhatikan. Sebagai contoh, jika barang-barang tersebut ditujukan untuk ibu-ibu, maka produk tersebut sebisa mungkin dikemas dalam kemasan warna yang lembut, mudah untuk digunakan, dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Jika barang tersebut ditujukan untuk anak-anak, sebaiknya barang tersebut dikemas dengan kemasan yang penuh warna. Kemasan, dan perencanaan produk bisa memberikan efek yang luar biasa terhadap sukses atau tidaknya penjualan suatu barang.

3. Manajemen Harga.

Manajemen harga pun juga perlu diperhatikan. Jika tidak diperhatikan dengan seksama, maka manajemen harga ini bisa memicu adanya persaingan.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa bagi sebagian konsumen, mereka masih mengutamakan harga. Mereka lebih suka membeli barang yang murah daripada barang yang mahal.

4. Distribusi. Distribusi juga bisa dijadikan sebagai salah satu bagian dari strategi marketing. Dengan adanya distribusi ini, berarti akan ada 3 pihak yang akan dipuaskan yaitu, produsen, agen atau reseller, dan konsumen.

5. Promosi, atau Pemasaran, dan komunikasi.

cara-promosi-dan-pemasaran-yang-baik
Dalam marketing, promosi menjadi salah satu bagian terpenting. Untuk itu, biasanya para seller dituntut untuk memiliki kemampuan dalam berbicara, atau komunikatif, ramah, sopan, dan tentunya memiliki kemampuan untuk membaca karakter lawan bicara.

Dalam ilmu marketing, ada lima bentuk promosi yang perlu diketahui. Dan, apa sajakah lima tips tersebut, ? Kelima bentuk promosi tersebut, adalah.

  • Promotion by product ( promosi dengan produk), sebagai contoh, beli dua gratis satu, laundry lima kali gratis vhoucer laundry.
  • Promotion by material (promosi dengan uang), sebagai contohnya, vhoucer potongan harga, cicil 3-4 kali tanpa bunga, harga grosir.
  • Promotion by customer satisfaction (promosi dengan kepuasan pelanggan) sebagai contoh, garansi diperpanjang, garansi purna jual, bisa ditukar jika kurang pas.
  • Promotion by achievement (promosi dengan prestasi), sebagai contoh, dalam kemasan produk dicantumkan sertifikat ISO, standar SNI, penerima penghargaan rekor muri, inovasi teknologi internasional, dan lain sebagainya.
  • Promotion by recognition (promosi dengan pengakuan), sebagai contohnya, adalah sertifikat halal, relasi perusahaan-perusahaan besar, penjualan terlaris, dan lain sebagainya.
Mengenal delapan kondisi permintaan. Seorang petugas pemasaran memang dituntut untuk pandai dalam menstimulasi permintaan akan produk-produk dari perusahaan mereka. Seorang petugas pemasaran harus bisa memengaruhi tingkat, waktu, dan komposisi permintaan untuk mencapai tujuan.

Setidaknya ada delapan kondisi permintaan yang terjadi dalam sebuah pemasaran produk. Kedepan kondisi pemasaran tersebut adalah sebagai berikut: Permintaan Negatif, konsumen yang tidak menyukai produk. Dalam beberapa kasus, ada juga kondisi konsumen memang sengaja menghindari produk tersebut.

Permintaan menurun, keadaan konsumen mulai jarang membeli produk kita. Kondisi ini juga bisa diartikan sebagai keadaan pembeli sama sekali tidak membeli produk-produk kita. Permintaan laten, kondisi saat konsumen sangat menginginkan sesuatu yang tidak bisa digantikan dengan produk yang sudah ada.

Permintaan yang tidak ada, kondisi konsumen tidak menyadari akan keberadaan, dan manfaat dari sebuah produk. Permintaan tidak teratur, keadaan konsumen membeli produk kita secara berkala, bisa mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan. Permintaan berlimpah, kondisi konsumen membeli produk dalam jumlah yang lebih besar daripada produk yang disediakan. Permintaan Penuh, kondisi konsumen membeli semua produk yang telah didistribusikan ke pasar. Sekedar tambahan tentang
cara-dan-strategi-marketing-yang-baik
Dan boleh baca, tapi boleh juga tidak baca. Hehehe. Tapi kalau mau membaca di bawah ini, insya allah menambah pengetahuan anda.
Ruang lingkup marketing. Marketing adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan memperkenalkan, menciptakan pasar, dan menyerahkan suatu produk kepada konsumen. Dalam menjalankan tugasnya, seorang petugas pemasaran harus bisa memasarkan beberapa jenis cara yang berbeda, yaitu :

Produk yang berupa barang. Produk berupa barang ini adalah yang paling sering diproduksi dalam sebuah perusahaan. Beberapa barang yang sering diproduksi, diantaranya, bahkan makanan, produk makanan, pakaian, dan masih banyak lagi.

Produk yang berupa jasa. Produk yang berupa jasa meliputi rental mobil, biro perjalanan haji, dan umroh, pelayanan tiket pesawat, warung internet, pelayanan kesehatan, rumah sakit, atau klinik, pelayanan profesional, dan masih banyak lagi produk jasa lainnya.

Pengayaan pengalaman. Seseorang dapat menciptakan atau memasarkan pengayaan pengalaman dengan merangkai barang dan jasa yang dimilikinya. Seperti paint ball, orang bisa mendapatkan hiburan sekaligus pengalaman menegangkan seperti seakan-akan ada di medan pertempuran.

Kejadian atau peristiwa. Seorang petugas pemasaran juga bisa memasarkan sebuah peristiwa bersejarah seperti pementasan seni budaya, karnaval ulang tahun perusahaan, dan lain sebagainya.

Orang. Pada saat ini, seorang artis juga memiliki manager yang memiliki hubungan bisnis dengan beberapa agen tertentu. Tugas manajer inilah yang berusaha mendatangkan kontrak dengan agen-agen tersebut, seperti kontrak sinetron, film, iklan, dan masih banyak lagi.

Lokasi atau tempat. Seorang petugas pemasaran juga bisa memasarkan lokasi atau tempat tertentu seperti tempat bersejarah, museum, dan masih banyak lagi tempat yang mempunyai daya tarik tinggi. Properti. Hal lainnya yang bisa dipasarkan adalah properti, yaitu berupa hak kepemilikan tidak terwujud, dan berwujud benda nyata atau dalam bentuk finansial. Properti yang dijual belikan tentunya secara tidak langsung akan memunculkan upaya pemasaran.

Organisasi. Sebagai makhluk sosial, manusia memang tidak pernah lepas dari organisasi kemasyarakatan. Biasanya, setiap organisasi kemasyarakatan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik sebagai wujud pengabdian. Demikian yang dapat saya sampaikan, dan semoga bermanfaat. Salam sukses, dan semangat serta tetap menjalankan kewajiban ibadah kita.

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung, dan kiranya kurang keren jika anda tidak berkomentar untuk memberikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Tapi jangan masukkan link aktif, karena sudah banyak komentar yang saya hapus sebab menggunakan link aktif.