tentang cara mempromosikan produk secara online dan lisan yang jujur, dan berani dianggap gila
Pixabay.
Lidah harus dilatih untuk cara mempromosikan produk secara lisan, dan online menggunakan facebook. Mempromosikan produk dengan menggunakan lisan kelihatannya seperti perkara yang sepele, dan mudah dilakukan. Tapi, yang perlu kita ketahui adalah segala sesuatu membutuhkan pelatihan, walaupun sesuatu tersebut hal yang mudah.
Contoh sederhananya adalah tentang mengolah kalimat. Mungkin semua orang pun bisa berbicara, tapi nggak semua orang bisa berbicara dengan kalimat yang baik, dan menarik. Kalau masalah berbicara tanpa adanya susunan yang benar, mungkin semua orang bisa melakukannya, karena pada umumnya manusia sudah dilengkapi dengan mulut. Dengan itu, kita harus bisa berbicara dengan kalimat yang runtut, baik, bahkan kalau bisa yang semenarik mungkin, karena kalimat yang semacam itulah, kalimat yang tepat dilakukan untuk berbisnis guna mempromosikan produk. Adapun tips agar kalimat kita bisa baik, runtut, dan menarik, adalah sebagai berikut ;

1. Pelatihan dengan berbicara sendiri.

Kesannya memang seperti orang gila kalau berbicara dengan diri sendiri. Tapi, menurut saya mending disangka orang gila, dan yang penting kita adalah orang yang waras ( tidak gila ). Untuk itu, biarkan saja orang mengatakan kita orang gila, tapi kita jangan sampai menjadi orang gila cuma karena dunia. Praktek bicara sendiri guna belajar untuk memperbaiki kalimat, adalah pelatihan yang memang sudah biasa dilakukan oleh banyak orang.

Bicara sendiri tidak hanya dilakukan orang yang akan melakukan lomba pidato, puisi, ceramah, dll, tapi harus juga dilakukan pengusaha agar langkah promosinya dengan menggunakan lisan bisa baik, teratur, dan menarik. Percuma saja menjadi pengusaha kalau nggak bisa berbicara dengan baik, karena kalau kita semacam itu, tidak menutup kemungkinan ajang promosi kita gagal cuma karena tidak becus mengolah kalimat. Jadi, jika kita serius ingin menguasai teknik promosi menggunakan lisan, jangan pernah malu untuk belajar bicara sendiri.

Semisal kita malu bicara sendiri karena takut dikatakan orang gila, bagaimana mungkin kita bisa percaya diri saat bicara dihadapan banyak orang guna mempromosikan sebuah produk, ? Tentu, kita tidak akan mampu percaya diri berbicara dihadapan banyak orang, kalau tidak berani dikatakan orang gila saat melakukan pelatihan tersebut.

2. Minta saran dan kritik dari teman.

tentang cara mempromosikan produk secara lisan dengan minta kritik dan saran
Pixabay.
Pelatihan agar bisa berbicara baik, runtut, dan menarik dengan bicara dengan diri sendiri tidak cukup. Kita masih memerlukan saran, dan kritik dari orang lain. Dengan itu, kita jangan sungkan minta tolong kepada orang terdekat guna menyimak, dan memberikan saran. Karena, kalau sebatas bicara dengan diri sendiri tanpa minta kritikan orang lain, kita tidak akan mengetahui apa saja kalimat yang perlu dibenahi.

Adanya kritikan mereka, adalah alat yang bisa memperbaiki kesalahan. Kita belum tentu bisa mengetahui apa saja kesalahannya, karena yang bisa menilai adalah orang lain. Contoh kecilnya seperti ini. Semisal ada perlombaan pidato. Dari banyak peserta yang mengikuti perlombaan tersebut, mungkin ada yang mengira bahwa dia adalah salah satu peserta yang paling baik, hingga ia mempunyai keyakinan akan mendapatkan juara satu.

Tapi, peserta yang memiliki perasaan tersebut belum tentu mendapatkan juara satu, bahkan bisa saja tidak mendapatkan juara sama sekali, karena pada dasarnya masih banyak peserta yang mempunyai kualitas baik. Kenapa bisa seperti itu, ? Peserta yang mempunyai perasaan bahwa dirinya adalah peserta terbaik, tapi justru tidak mendapatkan juara. Karena, yang mengetahui mana yang pantas menjadi juara adalah juri penilai.

Tidak jauh beda juga dengan pelatihan kita. Kita tidak bisa mengetahui apa saja kalimat yang lues, enak didengar, dan masih banyak lagi. Jadi, agar pelatihan kita bisa lebih sempurna, adalah dengan minta tolong kepada orang terdekat untuk menilai, dan memberikan kritik, dan saran. Kiranya anda sudah memahami pada pembahasan ini, dan semoga saja bisa memberikan pengetahuan baru untuk anda.

3. Harus tetap jujur saat melakukan promosi.

Pelatihan agar kita bisa berbicara dengan baik sebenarnya sangat banyak, dan diantaranya adalah berbicara dengan diri sendiri. Tapi, point terpenting yang harus kita ketahui ketika sudah bisa berbicara dengan baik, runtut, dan menarik, adalah kejujuran. Jangan sampai kalimat manis kita terhadap pelanggan menjadi senjata makan tuan, dan merugikan banyak orang.

Berbicara dengan baik, runtut memang diperlukan agar bisa menarik para pelanggan, tapi kalau kita mengacuhkan kejujuran, tidak menutup kemungkinan kalimat manis kita justru akan merugikan usaha kita sendiri. Percaya atau tidak, tapi kenyataannya seperti itu. Banyak pengusaha yang pandai dalam mengolah kalimat, tapi justru banyak pelanggan yang tidak mempercayai, dan akhirnya mereka tidak mau lagi menjadi pelanggan yang setia.

Kalau itu terjadi kepada kita, apa yang harus kita lakukan, ? Sudah banyak pelanggan kabur karena kebohongan kita, dan tidak ada lagi orang yang akan mempercayai ucapan kita. Maka dari itu, meskipun kita sudah lihai dalam berbicara, kita harus mengutamakan kejujuran, karena kejujuran adalah kunci sukses kehidupan.

4. Praktekkan dengan cara menulis agar siap memasarkan produk baru.

Orang yang biasa bicara di atas panggung, belum tentu menyanggupi membuat buku, dan orang yang biasa menulis membuat buku, belum tentu juga bisa berbicara ber jam-jam di atas panggung. Itulah manusia, yang belum tentu menguasai dalam semua bidang.

Dan, kalau sekedar membuat kalimat singkat untuk promosi, mungkin semua bisa melakukannya. Tapi, tidak semua kalimat promosi yang kita baca menarik, dan runtut, seperti halnya orang berbicara. Dengan itu, kita juga harus mempraktekkan pelatihan bicara secara lisan dengan menuliskannya. Apabila kita sudah bisa membuat kalimat baik, runtut, dan menarik, langkah selanjutnya adalah terbangkanlah kalimat tersebut di media sosial online, dan lain sebagainya.

Jadi, dari cara pelatihan berbicara baik, kita bisa mendapatkan dua manfaat yaitu bisa berbicara dengan baik, runtut, menarik, dan menulis kalimat yang baik, runtut, dan menarik pula. Dalam tidak disengaja, akhirnya kita siap mempromosikan produk di mana pun tempat. Promosi di hadapan banyak orang sudah siap, karena sudah memiliki keahlian dalam berbicara, dan promosi melalui media sosial online pun siap, karena sudah bisa membuat kalimat yang keren. Silahkan baca juga kaitan dengan tips memasarkan produk baru. Diatas sudah membahas tips bicara yang baik, runtut, dan menarik. Sekarang saya akan tuliskan tips mempromosikan produk menggunakan facebook.

5. Bagaimana cara mempromosikan atau memasarkan produk secara online menggunakan facebook, ?

Tips pemasaran dengan menggunakan facebook yang akan kita pelajari bersama sebenarnya adalah tips bonus. Kita tahu kalau kebanyakan manusia merasa senang apabila ada bonus. Dengan itu, saya akan memberikan bonus kepada anda yang berbentuk "tips pemasaran produk melalui facebook. " Silahkan dibaca setelah anda selesai menengok sejenak tulisan sederhana di bawah ini.

Facebook adalah salah satu media sosial online yang sangat tepat untuk dijadikan bisnis online, seperti memasarkan produk, dan masih banyak lagi. Menurut perkiraan saya, facebook adalah tempat promosi yang strategis karena memang pada dasarnya sudah banyak masyarakat yang menggunakan media sosial tersebut. Tidak hanya kalangan remaja yang mempunyai akun facebook. Bahkan, orang tua, anak kecil pun sudah banyak yang memiliki akun facebook.

Jadi sangat disayangkan apabila kita hanya memanfaatkan facebook sebatas update status yang nggak penting, chatting nggak bermutu, dan saling berkomentar yang tidak artinya. Kita harus berbeda dengan mereka. Kita harus lebih pandai menyikapi keadaan dengan baik, termasuk keadaan facebook yang sudah sangat familiar di kehidupan masyarakat. 

Walaupun ada beberapa masyarakat yang mengatakan bermain facebook banyak negatifnya, tapi itu semua dikembalikan pada diri masing-masing. Nyatanya, banyak orang yang menjadi sukses, sebab memanfaatkan facebook, dan banyak pengetahuan positif pula di sana, karena ada juga orang baiak, alim yang membagikan keilmuannya. Kalau masalah dampak negatif yang disebabkan facebook, itu tergantung kepribadian, karena baik atau buruknya facebook tergantung yang menggunakannya.

Jangan mentang-mentang banyak tragedi tidak baik disebabkan facebook, lantas kita mengvonis bahwa facebook adalah tempat yang penuh dengan dampak negatif. Bahkan, ada ulama yang mengatakan "Dakwah melalui media sosial sangat diperlukan." Pengakuan ulama yang seperti itu, cukup membuktikan bahwa kita bisa berbuat baik melalui facebook. Maaf kalau tidak nyambung dengan pembahasan. Ini saya sampaikan, karena berharap kita bisa menggunakan facebook untuk berbagi pengetahuan yang sesuai, dan benar. Jangan sekedar untuk berbisnis.

Tapi, kalau kita memang menguasai pengetahuan yang sesuai dan benar. Kalau kita belum mempunyai dasar tentang pengetahuan, terlebih pengetahuan agama, kita jangan sembarangan membuat status tentang hukum. Seperti itulah sedikit curahan hati saya tentang facebook, dan semoga kita bisa menggunakan facebook secara positif. Sekian dari saya, dan mohon maaf atas semua kekurangan yang telah terjadi.

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung, dan kiranya kurang keren jika anda tidak berkomentar untuk memberikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Tapi jangan masukkan link aktif, karena sudah banyak komentar yang saya hapus sebab menggunakan link aktif.