Sebagai usaha harus mengetahui faktor atau penyebab keberhasilan usaha secara umum agar kita bisa menjadi pengusaha sukses. Pengusaha bisa mengatasi kegagalan bisnis dengan bijak, apabila mengetahui apa saja yang harus dimiliki ketika menjadi pengusaha. Pengusaha tidak cukup hanya memiliki modal uang, tapi modal sikap, berpikir, dan sifat juga harus disiapkan.
Dengan itu, mari kita belajar bersama kaitan dengan sikap, sifat, dan cara berpikir mereka sebagai pengusaha sukses. Dengan harapan, ketika kita sudah mengetahui perihal itu, kita bisa menjadi pengusaha yang sukses pula. Maka. dari itu, kita akan mempelajari tentang penyebab kegagalan, dan keberhasilan sebuah usaha. Untuk mempermudah, saya akan uraikan terlebih dahulu faktor yang menyebabkan kegagalan bisnis, dan faktor tersebut adalah ;

1. Kurang Bisa Memilih tempat usaha yang strategis.

Salah satu penyebab kemajuan sebuah usaha adalah memiliki atau menentukan tempat yang strategis. Mungkin sudah menjadi rahasia umum bagi para pengusaha ingin memiliki tempat usaha yang strategis. Jadi, bisa kita ambil kesimpulan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan bisnis adalah kurang pandai milah milih tempat strategis untuk berbisnis.

Tempat strategis mempengaruhi semangat datangnya para konsumen. Hal ini saya rasakan sendiri. Saya adalah salah satu pelanggan dari beberapa warung makanan, minuman kopi, atau biasa disebut dengan warung angkringan, dan cafe. Tapi, dari banyaknya warung makanan tersebut hanya beberapa saja yang membuat saya semangat datang kembali. Setelah saya pikir-pikir, ternyata yang menyebabkan rasa semangat saya itu adalah karena faktor tempat.

Warung atau cafe yang masih sering saya kunjungi mempunyai tempat strategis. Kenapa tempat warung tersebut saya katakan sebagai tempat yang strategis, ? Karena warung tersebut memiliki tempat yang bisa membuat nyaman, tenang bagi konsumen. Akhirnya, banyak pula konsumen yang merasa betah jika mampir di sana. Baca juga ( alasan harus memilih tempat yang strategis ).

2. Kurang pengalaman, dan tidak mempunyai tips khusus untuk mempromosikan atau memasarkan produk.

faktor atau penyebab kegagalan dan keberhasilan usaha secara umum dengan melakukan promosi
Pixabay.
Sebuah usaha memerlukan tips pemasaran. Bagaimana mungkin usaha yang akan dijalani menjadi pengusaha besar dan sukses tanpa ikhtiar melakukan promosi. Dengan melakukan promosi inilah yang menyebabkan nama usaha akan familiar di masyarakat. Ketika produk usaha sudah banyak yang mengetahuinya, maka ada kesempatan besar mendapatkan order dari mereka.

Maka, jika tidak mau menjadi pengusaha yang gagal, luangkan waktu untuk melakukan promosi. Terlebih ketika promosi di era sekarang yang serba internet. Kita bisa memanfaatkan facebook untuk memasarkan produk, karena facebook adalah tempat yang strategis untuk ajang promosi. Untuk lebih jelasnya tentang melakukan promosi, anda bisa membacanya memasarkan produk baru dengan mudah, dan silahkan dibaca.

3. Kurang bisa mengatur keuangan.

faktor atau penyebab kegagalan dan keberhasilan usaha secara umum dengan melakukan cara mengatur keuangan
Pixabay.
Mengatur keuangan dalam usaha sangat diperlukan dan harus dicermati. Kita tidak boleh mengalokasikan keuangan usaha dengan cuma-cuma. Harus ada pertimbangan matang untuk menggunakan uang tersebut, karena dengan pertimbangan yang matang lah yang bisa mengontrol keuangan.

Terkadang, jika kita adalah pengusaha yang baru terjun dalam dunia bisnis, biasanya belum bisa mengatur dengan baik keungan kita. Kita belanjakan penghasilan hanya untuk memenuhi keinginan nafsu. Tidak memikirkan apa yang harus dibeli agar bisa bermanfaat untuk bisnis kita. Membelanjakan uang penghasilan untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting biasanya dilakukan oleh pengusaha muda, yang belum terlalu memikirkan masa depan.

Walaupun kita adalah pengusaha muda, seharusnya sebisa mungkin belajar menahan nafsu agar mampu mengalokasikan uang ke sesuatu yang lebih bermanfaat. Tapi, saya berkata sedemikian itu bukan berarti mengajari anda untuk pelit. Intinya, kita belajar mengatur keuangan, tapi tidak boleh menjadi orang pelit. Terkadang, ada pengusaha yang sangat hati-hati dalam mengelola keuangan sehingga mereka terasa berat sekali untuk bersedekah.

Yang mereka gunakan hanya akal pikiran, tanpa menggunakan hati untuk merenung sejenak. Jika mereka hanya bermain otak pikiran, tentu mereka akan menjadi pengusaha yang pelit, karena yang ada dalam benak pikiran mereka adalah "Mengeluarkan uang, pastinya mengurangi uang."

Tapi kita jangan menjadi seperti mereka yang hanya mengandalkan otak, tapi kita adalah pengusaha yang menggunakan otak, dan hati. Jika kita masih menggunakan hati, maka kita akan menjadi pengusaha yang dermawan. Ingat yeah. Sedekah tidak akan membuat perusahaan bangkrut, dan banyak pengusaha yang dermawan tapi justru tambah sukses, dan berkembang.

4. Sekedar coba mencoba bisnis.

Yang namanya coba mencoba tentu bukanlah keseriusan. Sedangkan kalau kita ingin berhasil tidak mungkin meninggalkan kesungguhan, karena kesungguhan niat adalah faktor yang menyebabkan adanya sebuah kesuksesan. Mereka yang saat ini berperan sebagai pengusaha besar dan sukses tidak mungkin menjalankan usahanya dengan main-main atau sekedar percobaan.

Jika mencoba usaha karena semata-mata ingin mendapatkan pengalaman baru, kita akan mudah berpaling dari usaha tersebut karena sudah merasa cukup mempunyai pengalaman. Ini saya sampaikan karena sesekali menjumpai teman yang berhenti dari pekerjaannya, karena pada dasarnya ia hanya mencari pengalaman kerja. Walaupun tidak ada yang melarang jika kita melakukan percobaan, tapi kalau percobaan tersebut hanya karena ingin mendapatkan pengalaman baru, menurut saya, percobaan tersebut tidak akan membuahkan hasil dalam merintis usaha.

Berbeda apabila kita mencoba suatu usaha baru karena ingin mendalami, mempelajari, dan mempraktekkan usaha tersebut dengan maksimal. Walaupun ada kegagalan yang menerpa, mungkin kita akan tetap bertahan, karena dasar niat baik, seperti di atas, yaitu belajar, mendalami, dan mempraktekkan dengan cara maksimal. Jadi, jangan berharap menjadi pengusaha sukses kalau merintis usaha hanya karena coba-coba (main-main).

5. Melakukan kerjasama dengan orang yang kurang tepat.

faktor atau penyebab kegagalan dan keberhasilan usaha secara umum melakukan  bekerja sama dengan orang yang tepat
Pixabay.
Kita sebagai pengusaha jangan sampai menjalin kerjasama dengan orang yang kurang tepat. Biasanya, para pelaku bisnis seringkali melakukan kerjasama dengan orang lain dengan beberapa alasan. Ada yang melakukan kerjasama dengan alasan biaya lebih murah, kerja tidak terlalu repot, dan masih banyak lagi.

Tapi yang perlu kita perhatikan adalah orang yang akan kita ajak kerjasama. Apakah orang tersebut bisa bertanggung jawab, bisa dipercaya, tidak terlalu perhitungan, dan apakah orang tersebut mempunyai sikap yang gesit dalam menghadapi sesuatu yang akan terjadi ? Sikap orang yang bisa kita ajak bekerjasama adalah sikap seperti di atas. Kalau orang tersebut tidak mempunyai kreteria seperti contoh yang saya sebutkan, lebih baiknya kita jangan melakukan kerjasama dengan orang tersebut. Dengan itu, mari kita kumpas tuntas kreteria orang yang boleh diajak kerjasama.

  • Apakah orang tersebut bisa bertanggung jawab ?
Sifat bertanggungjawab tidak hanya berlaku di kehidupan umum, tapi juga sangat diperlukan dalam melakukan usaha. Jika pengusaha tidak mempunyai sifat tanggung jawab, bagaimana dia bisa memuaskan para pelanggan ? Tentu, pengusaha yang tidak mempunyai tanggung jawab tidak akan mampu memuaskan para pelanggan.

Jika itu terjadi, bagaimana mungkin banyak pelanggan yang tertarik dengan usaha kita ? Seperti yang telah saya singgung, "Kita sebagai pengusaha harus bisa memuaskan para pelanggan." Karena kepuasan pelanggan adalah bukti bahwa kualitas pelayanan, produk, dan usaha mempunyai kualitas baik.

Contoh sederhana pengusaha yang tidak mempunyai tanggung jawab, yaitu semisal ada salah satu pelanggan yang mengeluh karena produk yang dibelinya tidak sesuai yang diharapkannya. Kemudian, pengusaha tersebut tidak mau bertanggung dengan cara mengganti produk yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan, maka kemungkinan besar pelanggan tersebut akan kecewa.

Jadi kesimpulannya adalah pilih orang yang bisa bertanggung jawab, karena orang yang bertanggungjawab adalah orang yang bisa memuaskan orang lain. Dalam dunia usaha harus bisa mempersembahkan kualitas pelayanan yang super berkualitas baik, agar para pelanggan banyak yang tertarik.

  • Apakah orang tersebut bisa dipercaya ?
Kepercayaan seseorang sangat berperan penting untuk hidupnya. Kepercayaan juga harus ada dalam dunia usaha. Antara pekerja, bos, atau orang yang bekerjasama harus ada sikap saling mempercayai. Jika tidak mempunyai rasa percaya kepada pekerja atau rekan bisnis, kita akan selalu dihantui rasa takut, karena khawatir ada kecurangan yang terjadi.

Maka dari itu, kita harus pandai memilih orang yang dapat dijadikan sebagai rekan bisnis, karena orang yang dapat dipercaya bisa membuat kita tenang, dan tidak mempunyai ketakutan akan adanya kecurangan yang dilakukan rekan bisnis tersebut. Tetapi, setelah kita memilih seseorang yang kiranya dapat dipercaya, maka kita dan rekan bisnis harus saling mempercayai, dan yang paling utama adalah jangan sesekali membuat kecurangan.

  • Apakah orang tersebut tidak terlalu perhitungan ?.
Perhitungan dalam dunia usaha memang sangat diperlukan. Tapi, apa yang akan terjadi jika rekan bisnis kita terlalu perhitungan, ? Jika rekan bisnis kita mempunyai sikap yang terlalu memperhitungkan kinerja usaha yang sedang dijalankan bersama, mungkin kita akan mengeluh, dan mengatakan "Ah, dia terlalu perhitungan dengan saya. Saya jadi males."

Yang saya maksudkan dari kalimat "terlalu perhitungan.", adalah perhitungan dalam segi kinerja, dan waktu. Semisal, kita mempunyai halangan untuk bekerja di hari ini, kemudian kita meminta bantuan kepada rekan bisnis untuk menggantikan sementara. Tapi, kalau orang yang bekerjasama dengan kita, adalah orang yang terlalu perhitungan, maka dia akan mempermasalahkan kejadian itu, dan tidak menutup kemungkinan, dia akan minta ganti rugi atas kinerjanya di hari itu. Jadi kesimpulannya adalah pilih orang yang tidak terlalu perhitungan.

  • Apakah orang tersebut mempunyai sikap yang gesit ?
Ini juga perlu kita perhatikan, karena tidak sedikit orang yang lola (Loading Lambat), dalam melakukan sesuatu. Orang semacam ini kurang tepat dijadikan rekan bisnis atau orang yang akan bekerjasama dalam dunia usaha kita. Kita harus memilih orang yang cepat gerakannya untuk melakukan sesuatu.

6. Tidak bisa menikmati bisnis yang sedang dikerjakan.

Salah satu faktor keberhasilan usaha adalah dengan menikmati pekerjaan tersebut. Kita tahu sendiri, kalau seseorang yang bisa menikmati sesuatu, berarti orang tersebut adalah orang yang tidak merasa terpaksa, dan terbebani. Jika melakukan sesuatu dengan hati yang ikhlas, dan senang, kita akan tetap semangat, dan tidak akan merasa terbebani.

Saya akan memberikan contoh orang yang melakukan bisnis tapi tidak merasa susah, walaupun pada kenyataannya adalah susah. Coba perhatikan dunia internet. Di dunia internet banyak sekali jalan untuk berbisnis, dan salah satu contohnya adalah blogger. Blogger tidak hanya menulis di blog, tapi bisa juga mendapatkan uang tanpa modal uang melalui blog atau google adsense.

Jika blogger tersebut tidak merasa terbebani karena harus seringkali membuat artikel untuk bisa mendapatkan uang, maka blogger itu akan tetap semangat nulis walaupun proses pendapatan uangnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi berbeda dengan blogger yang merasa terpaksa nulis, dan mengurus blog. Tentu, blogger semacam itu tidak menutup kemungkinan akan berhenti menjadi seorang blogger, karena rasa terpaksa dan terbebani saat mengelola blog. Untuk contoh lainnya, bisa anda kembangkan sendiri.

Sekarang membahas faktor yang menyebabkan keberhasilan bisnis. Sebenarnya, saya tidak akan menuliskan kembali faktor yang bisa menyebabkan keberhasilan suatu usaha, karena uraian di atas termasuk juga tips agar menjadi pengusaha sukses. Ketika kita ingin menjadi pengusaha sukses, jangan sesekali mengabaikan istilah-istilah yang menyebabkan kegagalan usaha seperti yang telah kita pelajari bersama di atas. Kiranya cukup sekian dari saya, dan semoga bermanfaat.

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung, dan kiranya kurang keren jika anda tidak berkomentar untuk memberikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Tapi jangan masukkan link aktif, karena sudah banyak komentar yang saya hapus sebab menggunakan link aktif.